Senin, 21 Januari 2019
Senin, 07 Januari 2019
Sejarah Opersai Sistem ANDROID
08 Januari 2019
SEJARAH OPERASI SISTEM ANDROID
Sistem operasi android saat ini menjadi
sistem operasi yang banyak digunakan oleh perangkat smartphone, mulai
dari smartphone murah sampai smartphone premium. Bagaimana sejarah
sistem operasi Android dan perjalanannya hingga menjadi raksasa sistem
operasi yang paling banyak digunakan saat ini.

Sebenarnya apa yang membuat sistem
operasi android ini menjadi salah satu yang banyak digunakan dan
bagaimana perjalanan android dari awal sampai sekarang? Dalam artikel
ini akan membahas sejarah sistem operasi android dari pertama berdiri
dan dirilis ke publik.
Sejarah Sistem Operasi Android
Android adalah sistem operasi berbasis linux yang dirancang untuk perangakat layar sentuh seperti smartphone dan pc tablet.
Android sendiri awalnya dikembangkan
oleh Android, lnc., yang semua dananya ditanggung oleh Google. Tujuan
pengembangan android awalnya sebenarnya untuk kamera digital, namun
dikarenakan pasar untuk perangkat tersebut tidak terlalu besar maka
pengembangan android dialihkan untuk smartphone.
Cara itu dilakukan untuk menyaingi
sistem operasi Symbian dan Windows Mobile yang saat itu sedang naik
daun. Dengan hadirnya Android, diharapkan pasar sistem operasi
smartphone akan lebih variatif.
Kemudian pada tanggal 17 Agustus 2005,
Android lnc. resmi diakuisisi oleh Google dan menjadikannya anak
perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google.
Pada tahun 2007 sistem operasi android
dirilis secara resmi oleh Google bersamaan dengan didirikannya Open
Handset Alliance ( OHA ). OHA didirikan dengan tujuan untuk
mengembangkan standar terbuka bagi perangkat seluler.
Ponsel Dengan Sistem Android Pertama
Pada tanggal 22 Oktober 2008 Android merilis smartphone pertamanya dengan sistem operasi android yang diberi nama HTC Dream. HTC Dream ini diproduksi oleh produsen smartphone HTC yang bekerja sama dengan Google.
Pada tahun 2010, Google merilis
smartphone android seri Nexus yang merupakan smartphone dengan sistem
android yang diproduksi oleh mitra produsen seluler seperti HTC, LG dan
samsung. HTC memproduksi smartphone Nexus pertama yang disebut Nexus
One. Kemudian LG dan samsung masing-masing memproduksi samrtphone Nexus 4
dan tablet pc Nexus 10.
Sejak dirilisnya sistem operasi android,
mereka terus melakukan pembaruan-pembaruan terkait dengan kinerja
sistem operasi untuk menjadikannya lebih baik lagi. Seperti menambahkan
fitur-fitur baru dan memperbaiki bug yang terdapat pada versi
sebelumnya.
Versi Sistem Operasi Android
Setiap versi android yang dirilis selalu dinamakan berdasarkan alfabetis nama-nama makanan manis bergula. Misalnya :
| VERSI | NAMA KODE | TANGGAL RILIS |
| 1.5 | Android Cupcake | 30 April 2009 |
| 1.6 | Android Donut | 15 September 2009 |
| 2.0 – 2.1 | Android Eclair | 26 Oktober 2009 |
| 2.2 | Android Froyo | 20 Mei 2010 |
| 2.3.3 – 2.3.7 | Android Gingerbread | 9 Februari 2010 |
| 2.3 – 2.3.2 | Android Gingerbread | 6 Desember 2010 |
| 3.1 | Android Honeycomb | 10 Mei 2011 |
| 3.2 | Android Honeycomb | 15 Juli 2011 |
| 4.0.3 – 4.0.4 | Android Ice Cream Sandwich | 16 Desember 2011 |
| 4.1.x | Android Jelly Bean | 9 Juli 2012 |
| 4.2.x | Android Jelly Bean | 13 November 2012 |
| 4.3.x | Android Jelly Bean | 24 Juli 2013 |
| 4.4.x | Android KitKat | 31 Oktober 2013 |
| 5.x | Android Lollipop | 15 Oktober 2014 |
| 6.0 | Android Marshmallow | 19 Agustus 2015 |
| 7.0 | Android Nougat | 22 Agustus 2016 |
| 8.0 | Android Oreo | 21 Agustus 2017 |
1. Cupcake ( Versi 1.5 )

Android Cupcake merupakan versi android
pertama yang di komersialkan oleh Google. kalau dilihat dari namanya,
versi Android mulai dari Cupcake memang mengambil dari nama makanan.
Pada versi ini termasuk pembaruan dari
versi 1.1 yang mengalami cukup banyak perbedaan, antara lain adanya menu
unggah ke Youtube, aplikasi Headset Nirkabel, tampilan Keyboard pada
layar, tampilan gambar bergerak yang atraktif, serta widget yang bisa
diperbesar dan diperkecil.
2. Donut ( Versi 1.6 )

Sistem operasi Android Donut merupakan pembaruan dari Cupcake yang dirilis hanya beberapa bulan dari versi sebelumnya.
Pada versi ini pihak Google telah
memberikan beberapa pembaruan seperti fitur pencarian yang lebih nyaman,
sudah mendukung jaringan EVDO/CDMA, indikator baterai bisa ditampilkan
pada layar.Selain itu pembaruan yang lain berupa
zoom in dan zoom out layar menggunakan sentuhan, menentukan file-file
yang ingin dihapus, dan tampilan gambar yang bisa digunakan.
3. Eclair ( Versi 2.0 – 2.1 )

Seperti pada versi-versi sebelumnya
bahwa peluncuran Android versi baru merupakan adanya pembaruan maupun
penambahan fitur-fitur yang lebih baik. Seperti halnya pada versi Eclair
ini, banyak terjadi perubahan dan menjadi titik awal kemajuan Android.
Karena masa-masa peluncuran versi Eclair, banyak perusahaan ponsel yang mulai melirik sistem Android.Pembaruan yang terjadi pada Eclair
antara lain,pengoptimalan Google Maps, perubahan pada Browser, adanya
daftar contact, penambahan flash untuk kamera 3.2 MP, adanya bluetoth
2.1, kamera digital zoom.
4. Froyo ( Versi 2.2 )

Android Froyo diluncurkan ketika Android
sudah mulai laris di pasar, versi ini pertama kali di aplikasikan pada
ponsel Google Nexus One.
Apa saja perubahannya dari versi sebelumnya?
Android Froyo terjadi penambahan fitur
antara lain, pembenahan terhadap aplikasi dan tampilannya, penambahan
kapasitas penyimpanan, penambahan Adobe Flash player. Pada pembaruan
Android pada masa itu diperkirakan akan bersaing ketat dengan iOS yang
saat itu berjaya.
5. Gingerbread ( Versi 2.3 )

Pada pembaruan Android Gingerbread
terjadi perubahan yang signifikan, pasalnya Google telah menambahkan
fitur dual camera untuk Video Call, serta sudah ditambahkan layanan
games mobile.
Google sendiri terus meningkatkan
kemampuan dan kualitas dari Gingerbread khususnya terhadap kualitas
permainan dan aplikasi yang lebih mumpuni. Os Android Gingerbread
termasuk yang paling banyak digunakan jika dibandingkan dengan versi
sebelumnya.
6. Honeycomb ( Versi 3.1 – 3.2 )

Pembaruan selanjutnya adalah Android
Honeycomb, yang sejatinya di desain khusus untuk perangkat Tablet.
Perangkat yang pertama kali menggunakan OS versi ini adalah Motorola
Xoom.
Keunggulan dari versi ini adalah
peningkatan terhadap kemampuan hardware yang semakin berkualitas,
sehingga untuk pengguna Tablet akan lebih nyaman.
7. Ice Cream ( versi 4.0 )

Versi Android Ice Cream Sandwich dirilis
pada tahun yang sama dengan versi sebelumnya dengan pembaruan-pembaruan
yang lebih baik lagi.
Seperti fitur untuk memaksimalkan
fotografi, fitur grafis yang lebih atraktif, peningkatan resolusi
gambar, kualitas video, sistem pengenal wajah, dan lainnya.Tentunya pembaruan ini semakin banyak diminati konsumen berkat penambahan fitur-fitur terbaru yang lebih baik.
8. Jelly Bean ( Versi 4.1 – 4.3 )

Versi Jelly Bean termasuk OS yang sangat
digandrungi pada masa itu. Perusahaan ponsel yang pertama kali
menggunakan OS ini adalah Asus, yang berasal dari Taiwan.
Pembaruan ini berupa peningkatan
terhadap kemampuan on screen keyboard yang lebih cepat dan responsif,
serta adanya beberap penambahan fitur lainnya yang lebih menarik dari
versi sebelumnya.
9. KitKat ( Versi 4.4 )

KitKat merupakan versi Android yang
memiliki keunggulan dari sisi resolusi yang dinilai mampu meningkatkan
kualitas permainan pada game 3D.
Perangkat yang pertama kali menggunakan versi ini adalah Google Nexus 5.
10. Lollipop ( Versi 5.0 )

Versi Lollipop dinilai sebagai pembaruan
yang difokuskan pada desain tampilan dan performa, agar lebih nyaman
digunakan. Terutama kemampuan untuk game dengan kualitas tinggi dan
aplikasi-aplikasi yang memerlukan resolusi tinggi.
11. Marshmallow ( Versi 6.0 )

Android Marshmallow ternyata menjadi
pembaruan OS yang paling banyak menjadi sorotan publik, pasalnya pada
versi ini terdapat penambahan fitur berupa Native Finger Scanner Support dan Individual app permission.
Native Finger Scanner Support adalah fitur yang digunakan untuk keamanan sidik jari pada ponsel yang sudah mengadopsi fitur ini.App Permission adalah sebuah
fitur yang akan memberikan akses khusus pada user untuk menentukan
apakah aplikasi yang akan digunakan diberikan izin oleh penggunanya.
Sehingga versi Marshmallow dinilai sebagai pembaruan terhadap
peningkatan keamanan pengguna.
12. Nougat ( Versi 7.0 )

Untuk versi Nougat terdapat banyak
perubahan terutama pada performa yang lebih baik berkat adanya fitur JIT
(just In Time) untuk meningkatkan performa perangkat runtime dan
mengurangi kapasitas penyimapan yang diperlukan aplikasi.
Android Nougat juga memiliki Mode VR,
seperti yang kita ketahui VR adalah salah satu device tambahan yang
digunakan untuk menonton film yang dapat mengantarkan kita ke dunia
baru, namun mode VR ini mendukung untuk smartphone yang memiliki fitur
Daydream.
Android juga menambahkan API Vulkan pada
sistem Operasi terbarunya ini yang membuat tampilan grafls 3D pada
smartphone kita semakin baik dan tampak hidup dengan grafis yang Iebih
tajam.
13. Oreo ( Versi 8.0 )

Versi Oreo merupakan versi Android ke delapan yang kaya akan fitur-fitur terbaru yang modern dan canggih.
Pada versi ini menjadikan perangkat anda
berjalan lebih cepat, lebih halus, dan lebih menghemat daya baterai
dari sebelumnya. Keamanan ditingkatkan berkat adanya Google Play
Protect, layanan yang secara berkala memeriksa risiko keamanan perangkat
dan aplikasi anda serta akan memberitahukan anda jika ada risiko
ditemukan.
14. P…?
Setelah Oreo pasti Google akan memberikan nama pada versi Android selanjutnya dengan inisial P, apakah kira-kira nama tersebut?
Sejarah Internet
08 Januari 2019
Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek lembaga ARPA yang mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET"(Advanced Research Project Agency Network) baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Sebelum Internet muncul, telah ada beberapa sistem komunikasi yang berbasis digital, salah satunya adalah sistem telegraf yang seringkali dianggap sebagai pendahulu Internet. Sistem ini muncul pada abad ke-19, atau lebih dari seratus tahun sebelum internet digunakan secara meluas pada tahun 1990-an. Teknologi telegraf sendiri berasal dari konsep yang ada bahkan sebelum komputer modern pertama diciptakan, yaitu konsep pengiriman data melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Namun teknologi ini masih terbatas karena hanya mampu menghubungkan maksimal dua perangkat.
Di era selanjutnya, ilmuwan seperti Claude Shannon, Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, mengembangkan teori transmisi data dan informasi, yang menjadi dasar bagi banyak teori di bidang ini. Perkembangan terjadi antara lain dalam bentuk jangkauan yang lebih luas dan kecepatan yang meningkat. Namun kesulitan masih terjadi karena hubungan antara dua alat komunikasi tersebut harus terjadi secara fisik, misalnya melalui kabel. Sistem seperti ini tentu tidak aman karena dapat dengan mudah diputus khususnya saat terjadi perang.
Simbiosis Komputer-Manusia
Pada tahun 1960, J. C. R. Licklider memperkenalkan istilah "Man-Computer Symbiosis" (Simbiosis Komputer-Manusia) dalam karya ilmiahnya. Istilah tersebut ia definisikan sebagai "jaringan komputer yang terkoneksi satu sama lain melalui pita komunikasi lebar yang berfungsi sebagai perpustakaan, dilengkapi dengan teknologi penyimpanan dan pencarian informasi." Licklider bersama seorang ilmuwan lain bernama Welden Clark juga menerbitkan karya lainnya berjudul "On-Line Man-Computer Communication" (Komunikasi Manusia-Mesin Dalam-Jaringan). Dalam karya tersebut, ia menjelaskan tentang bagaimana kehidupan manusia berubah dengan adanya jaringan komputer yang saling terhubung.Dua tahun kemudian, Licklider mendapatkan tawaran dari Jack Runia untuk bekerja sebagai direktur Information Processing Techniques Office (IPTO), sebuah divisi baru di dalam DARPA. Tujuan dari tim ini adalah untuk membuat jaringan yang menghubungkan tiga komputer utama Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pegunungan Cheyenne, Pentagon, dan SAC HQ. Ia menyetujuinya dan segera membentuk tim yang ia sebut sebagai "Members and Affiliates of the Intergalactic Computer Network" ("Anggota dan Afiliasi Jaringan Komputer Antargalaksi").
Meski akhirnya Licklider keluar dari IPTO pada tahun 1964, visi tentang jaringan universal yang diajukan olehnya berujung pada terciptanya ARPANET lima tahun kemudian, pada tahun 1969. Pada tahun 1973 Licklider kembali memimpin selama dua tahun.
Pendahulu
Sebelum Internet muncul, telah ada beberapa sistem komunikasi yang berbasis digital, salah satunya adalah sistem telegraf yang seringkali dianggap sebagai pendahulu Internet. Sistem ini muncul pada abad ke-19, atau lebih dari seratus tahun sebelum internet digunakan secara meluas pada tahun 1990-an. Teknologi telegraf sendiri berasal dari konsep yang ada bahkan sebelum komputer modern pertama diciptakan, yaitu konsep pengiriman data melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Namun teknologi ini masih terbatas karena hanya mampu menghubungkan maksimal dua perangkat.Di era selanjutnya, ilmuwan seperti Claude Shannon, Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, mengembangkan teori transmisi data dan informasi, yang menjadi dasar bagi banyak teori di bidang ini. Perkembangan terjadi antara lain dalam bentuk jangkauan yang lebih luas dan kecepatan yang meningkat. Namun kesulitan masih terjadi karena hubungan antara dua alat komunikasi tersebut harus terjadi secara fisik, misalnya melalui kabel. Sistem seperti ini tentu tidak aman karena dapat dengan mudah diputus khususnya saat terjadi perang.
Simbiosis Komputer-Manusia
Pada tahun 1960, J. C. R. Licklider memperkenalkan istilah "Man-Computer Symbiosis" (Simbiosis Komputer-Manusia) dalam karya ilmiahnya. Istilah tersebut ia definisikan sebagai "jaringan komputer yang terkoneksi satu sama lain melalui pita komunikasi lebar yang berfungsi sebagai perpustakaan, dilengkapi dengan teknologi penyimpanan dan pencarian informasi." Lickdiler bersama seorang ilmuwan lain bernama Welden Clark juga menerbitkan karya lainnya berjudul "On-Line Man-Computer Communication" (Komunikasi Manusia-Mesin Dalam-Jaringan). Dalam karya tersebut, ia menjelaskan tentang bagaimana kehidupan manusia berubah dengan adanya jaringan komputer yang saling terhubung.Dua tahun kemudian, Licklider mendapatkan tawaran dari Jack Runia untuk bekerja sebagai direktur Information Processing Techniques Office (IPTO), sebuah divisi baru di dalam DARPA. Tujuan dari tim ini adalah untuk membuat jaringan yang menghubungkan tiga komputer utama Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pegunungan Cheyenne, Pentagon, dan SAC HQ. Ia menyetujuinya dan segera membentuk tim yang ia sebut sebaga "Members and Affiliates of the Intergalactic Computer Network" ("Anggota dan Afiliasi Jaringan Komputer Antargalaksi").
Meski akhirnya Licklider keluar dari IPTO pada tahun 1964, visi tentang jaringan universal yang diajukan olehnya berujung pada terciptanya ARPANET lima tahun kemudian, pada tahun 1969. Pada tahun 1973 Licklider kembali memimpin selama dua tahun.
Packet switching
Masalah yang muncul pada perkembangan selanjutnya adalah tentang bagaimana menyatukan jaringan fisik yang terpisah menjadi satu jaringan logis. Pada tahun 1960, Paul Baran menerbitkan sebuah penelitian mengenai sistem jaringan untuk militer Amerika Serikat. Sistem ini dirancang untuk dapat bertahan seandainya terjadi perang nuklir. Dengan sistem ini, informasi yang melintas dibagi-bagi dalam bentuk yang lebih kecil, yang disebut sebagai message-block (blok pesan).Di tempat lain, Donal Davies juga mengembangkan teknologi jaringan yang hampir mirip. Teknologi ini berbasis sebuah sistem yang ia beri nama packet-switching, dengan berbagai kelebihan dibandingkan teknik-teknik sebelumnya, antara lain memiliki utilisasi pita jaringan yang lebih baik dan waktu respon yang lebih cepat dibandingkan sirkuit tradisional. Teori matematis untuk teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Leonard Kleinrock dari MIT.
Riset lanjutan kemudian dilakukan oleh Tommy Krash dan Paul Baran. Didanai oleh militer Amerika Serikat, mereka berusaha memanfaatkan sistem message-block yang ditemukan sebelumnya untuk memecahkan masalah kerentanan struktur pada teknologi sistem jaringan yang ada. Kerentanan ini terjadi akibat struktur routing yang terpusat, sehingga bila rusak seluruh sistem akan ikut terganggu karenanya. Message-block memberikan alternatif karena memungkinkan redundansi jaringan.
terganggu karenanya. Message-block memberikan alternatif karena memungkinkan redundansi jaringan.
Daftar kejadian penting
| Tahun | Kejadian | |
|---|---|---|
| 1957 | Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik. | |
| 1958 | Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer. | |
| 1962 | J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer. | |
| Awal 1960-an | Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata. | |
| Pertengahan 1960-an | ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah. | |
| 1965 | Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson. | |
| 1968 | Jaringan Tymnet dibuat. | |
| 1971 | Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas. | |
| 1972 | Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet" | |
| 1972-1974 | Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit,
Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya
ke ARPANET melalui jaringan dial-up. | |
| 1973 | ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET
bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika
Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia. | |
| 1974 | Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection". | |
| 1974 | Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama. | |
| 1977 | Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET. | |
| 1978 | Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP) | |
| 1979 | Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Pada tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie. | |
| Awal 1980-an | Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP). CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET. | |
| 1982 | Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet. | |
| 1986 | Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer. |
Kejadian penting lainnya
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.
Langganan:
Postingan (Atom)